Seperempat Abad Berdakwah di Papua

Merebaknya berita musibah yang menimpa Muslim Tolikara, Papua, mengingatkan nama Yusuf Qardawi, 33 tahun, seorang Dai Hidayatullah Papua.

Menurut Yusuf, berdakwah di Papua bukan perkara mudah. Butuh nyali, fisik dan dana. Yusuf Qardawi telah mengalaminya.

Sejak bertugas di Hidayatullah Jayapura, Yusuf sudah langganan penyakit malaria. Penyakit yang menjadi langganan pendatang di Papua.

Pernah terkena penyakit malaria? “Sudah sering” jawab Yusuf singkat kepada hidayatullah.com.

Yang mengesankan bagi Yusuf, saat terkena Malaria terparah di tahun 2005 silam di Jayapura.

Yusuf terkena malaria Tropica plus 4 dan tressiana plus 3. Yusuf harus terbaring 4 bulan untuk pemulihan.

Meski demikian, Yusuf tidak menyerah. Dai Asal Luwu Timur, Sulsel ini tetap gigih berdakwah di Papua.

Selain bersakwah di Jayapura, Ia juga pernah berdakwah di Biak (2007), Serui (2009).

Yusuf sendiri mengakui hidayatullah sudah memulai dakwah di tanah Papua sejak tahun 1989, sekitar seperempat abad.

“InsyaAllah kita kuatkan dakwah, kita bangun lagi masjid dan kita didik anak-anak muslim dengan al-quran, ” ujar Yusuf mengomantari musibah Tolikara. */Abu Fathun

Sumber: Hidayatullah.com