FUI DIY Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Saman yang Keberatan Didirikannya Gereja


KIBLAT.NET, Yogyakarta – Sejumlah aktivis Islam yang terwadahi dalam Forum Umat Islam (FUI-DIY) pada Ahad, (05/07) waktu setempat, bersilaturahmi dengan masyarakat dan takmir Masjid Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul Yogyakarta. Acara ini sebagai reaksi atas rencana pembangunan gereja di wilayah tersebut.

Acara yang dikemas dengan buka bersama itu sebagai ajang bersilaturahmi dan sambung rasa antara masyarakat Saman dan FUI DIY.

Dalam acara tersebut, diketahui bahwa dalam waktu dekat kapel yang berada di kampung tersebut akan di rehabilitasi berubah menjadi gereja yang besar. Dengan dasar itulah, FUI DIY bergerak mengawal dan mendampingi masyarakat Dusun Saman yang 90% Muslim.

Kepada Kiblat.net, masyarakat setempat menjelaskan, awalnya kapel itu berdiri di atas sebuah tanah kapling. 


Dibelakang kapel berjajar rumah warga. Warga mengaku tidak tahu kalau tempat itu akan dipergunakan sebagai tempat peribadatan.

“Untuk akses masuk ke rumah warga yang berada di belakang kapel itupun tidak ada jalan khusus yang menghubungkan ke dalam. Area sempit yang diperuntukan jalan dialihkan hingga mau tidak mau melewati halaman gereja,” ujar salah seorang warga Dusun Saman, Bangunharjo yang tak menyebutkan namanya.

Pada awalnya, bangunan itu merupakan rumah tinggal namun dalam perjalanannya rumah itu disulap sedemikian rupa dan di depannya terdapat plang dengan tulisan “Rumah Doa”.

Berdasarkan kesaksian warga, keberadaan Rumah Doa itu sebenarnya sudah cukup membuat warga resah karena tidak sesuai dengan awal pembelian tanah tersebut. Namun, karena pendeta yang bermukim di situ rajin memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar membuat mereka merasa sungkan untuk mengusik keberadaannya.

Dusun Saman ini terletak hanya 100 meter dari Jalur Ringroad selatan. Di daerah pinggiran seperti ini memang lebih banyak didominasi pendatang dan kurang begitu peka terhadap lingkungan sekitar.

Rencananya, pada Ahad, 12 Juli 2014 FUI DIY akan melanjutkan pendampingan kepada masyarakat dengan mengadakan pasar murah dan bakti sosial.



Reporter: Edy Hudzaifah

Editor: Fajar Shadiq