Tebar 1000 Hijab

MuallafJogja.com - Program bersama Mualaf center Yogyakarta, Teras Dakwah, Love Hijab dan di dukung oleh Forum Peduli Muallaf Jogja, Solidaritas Peduli Jilbab, Forum Silaturahim Remaja Masjid Yogyakarta, dan lembaga dakwah lainnya mengadakan event tebar 1000 hijab pada 22 Februari 2015, bertempat di Masjid Baiturrahman, Klepu, Minggir, Sleman. Acara yang bertemakan Hijab Day Tebar 1000 hijab ini dimeriahkan oleh sekitar 200 orang yang kebanyakan dari mereka adalah muallaf, dan juga tokoh masyarakat setempat.

Dengan menghadirkan pembicara Ibu Maria Anastasya (mantan misionaris) sebagai pematerinya, para hadirin nampak khusyuk memperhatikan apa yang dibawakan oleh beliau.
Dalam kesempatan tersebut ibu Maria Anastasya menjelaskan kepada para hadirin tentang pentingnya seorang wanita untuk menutup aurat, dan menjelaskan pula bagaimana harusnya seorang wanita muslimah berbusana sesuai dengan ketentuan syari'at. Beliau dalam pemaparannya menyetir hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud, bahwasanya, " Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya."


Salah satu aktivis Muallaf Center Yogyakarta, saudara Amru, menyatakan bahwa, "InsyaAllah, harapannya event seperti ini akan dilanjutkan untuk kedepannya."
Jika kita amati, metode dakwah untuk muallaf dengan memberikan hijab secara gratis ini adalah metode yang amat baik dan langsung terasa oleh masyarakat. Sebab dengan metode tersebut akan lebih meraih hati ummat. Jadi tidak hanya memberikan penjelasan tentang pentingnya berpakaian yang syar'i saja, namun ada aksi nyata. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dengan seni retorika, namun juga dengan amal.
Reporter: Rheyvana