Duh, Penghina Nabi Muhammad SAW Dinominasikan Terima Nobel Perdamaian



Nama Rose sempat terkenal pada 2005 lalu setelah aksinya menerbitkan kartun Nabi Muhammad SAW dalam Surat Kabar Denmark, Jyllands-Posten. Tindakan Rose kemudian mendapatkan kecaman dari umat Muslim di seluruh dunia.

Namun dengan alibi mendukung kebebasan berekspresi, nama Rose pun dimasukan ke dalam nominasi tersebut. Anggota parlemen Norwegia Michael Tetzschner, mendukung Flemming Rose untuk mendapatkan Nobel Perdamaian tersebut.

"Memberikan hadiah untuk konsistensinya dalam menjaga kebebasan berekspresi, bahkan dengan biaya pribadi, akan memberikan tanda bahwa mereka yang mencoba untuk memberangus kebebasan itu melalui serangan pengecut terhadap warga sipil, sehingga merusak perdamaian antara masyarakat tidak pernah bisa berhasil," tulis Tetzschner dalam suratnya kepada komite Nobel, seperti dilansir the Local, Rabu (4/1).

Jyllands-Posten  dikenal sebagai salah satu media anti-Islam yang terkenal sebelum kehadiran Charlie Hebdo. Keputusan media Denmark untuk menerbitkan kartun Nabi Muhammad kala itu diprotes umat Muslim di seluruh dunia hingga kerap menimbulkan kerusuhan.

Selain Rose, blogger Arab Saudi, Raef Badawi, dan analis intelijen AS, Edward Snowden, juga masuk dalam nominasi tersebut.
Flemming Rose, seorang editor dari Surat Kabar di Denmark masuk dalam nominasi penerima nobel perdamaian. Tentu saja hal ini membuat sejumlah orang tercengang jika menilik rekam jejak Rose sebelumnya.

sumber: republika.co.id