Syahadat Sekeluarga bersama GEMMA & MCI

Bismillah,

Hidayah adalah perkara yang paling penting dan kebutuhan yang paling besar dalam kehidupan manusia. Hidayah adalah sebab utama keselamatan dan kebaikan hidup manusia di dunia dan akhirat. Sehingga barangsiapa yang dimudahkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk meraihnya, maka sungguh dia telah meraih keberuntungan yang besar dan tidak akan ada seorangpun yang mampu mencelakakannya.

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

“Berikanlah kepada kami hidayah ke jalan yang lurus”.

Hidayah taufik, ilham (dalam hati manusia untuk mengikuti jalan yang benar) dan kelapangan dada untuk menerima kebenaran serta memilihnya, inilah hidayah yang menjadikan orang yang meraihnya akan mengikuti petunjuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu cintai, tetapi Allah menunjuki orang yang dikehendaki-Nya dan Allah mengetahui orang-orang yang menerima petunjuk" (Q.S AlQashash :56)

Ketika hidayah Allah menyapa dan disambut oleh saudara – saudari baru kita bernama Kadek Buana Yasa dan istrinya Desna Anggrasini, mereka menghubungi Generasi Muda Masjid (GEMMA) dan Mualaf Center Indonesia, mereka memutuskan bersyahadat pada ba’da maghrib malam ini 18 Shafar 1436 H / Kamis, 11-12-2014 di masjid Adilla At Taqwa, Jl Margaguna Raya, Cilandak, Jakata Selatan.

Sekjen Yayasan Mualaf Center Indonesia, Sdr. Hanny Kristianto mewakili saudara yang lain dari GEMMA Generasi Muda Masjid dan Mualaf Center Indonesia menuntun sekeluarga ini bersyahadat.

"Dan orang-orang yang berjihad (untuk mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan kami tunjukkan jalan Kami kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” ( Q.S. A-Ankabut : 69)

Hidayah adalah tanda bukti cinta kasih sayang Allah Azza Wa Jalla bagi kita, manusia. Puncak hidayah ini adalah hidayah kepada Surga..

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman tentang ucapan penghuni Surga:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi hidayah kami ke (Surga) ini, dan kami tidak akan mendapat hidayah (ke Surga) kalau sekiranya Allah tidak menunjukkan kami” (QS al-A’raaf: 43).

Kita tidak akan masuk surga sampai kita beriman, dan kita tidak akan beriman sampai kita saling mencintai (HR.Muslim)

Ya Allah kami mohon kepada-Mu..
Kurniakanlah kepada kami saudara-saudara yang sungguh-sungguh mencintai-Mu selalu mengajak kami untuk tunduk patuh kepada-Mu dan taat kepada syariat-Mu.

Apa yang sudah kita lakukan untuk Allah Azza Wa Jalla dan untuk agama kita?

Saudaraku, jika kita sungguh – sungguh berusaha istiqomah cinta Allah Subhanahu
Wa Ta’ala dan jika kejahatan, kezoliman dan kemungkaran terus dilakukan pada
saudara kita..

Kami para mualaf in shaa Allah sungguh – sungguh tulus dan ikhlas dalam mencintai,
menyayangi dan mengasihi saudara seiman kami karena keagungan Allah Azza Wa Jalla, dan in shaa Allah bukan hanya harta, waktu, tenaga, pikiran, perasaan yang kami berikan, in shaa Allah darah kami siap ditumpahkan dan nyawa kami pun siap kami korbankan, karena diri kita semua milik Allah semata maka semua in shaa Allah untuk Allah Azza Wa Jalla.

Jika kalian bisa mencintai sesamamu manusia? Mengapa kalian tidak mampu mencintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang menciptakan kalian?

Karenanya wahai saudara dan saudariku jangan pernah menunda menunggu waktu yang tepat untuk bersyahadat dan beribadah kepada Allah, karena kematian tidak pernah menunda menunggu waktu yang tepat.

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmushshalihaat.

Salam silaturrahiim persaudaraan abadi sampai jannah, salam persatuan dan ukhuwah islamiyah.

dari kami, saudara dan saudarimu yang mencintaimu karena keagungan Allah Azza Wa Jalla, "Keluarga Besar Mualaf Center Indonesia"

Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !

Sumber:Muallaf Center Indonesia